Satu Ummat

Meniti Jalan Menuju Kemuliaan Hakiki

Arsip untuk Juni 5th, 2008

Siapa FPI Siapa AKK-BB ?

Ditulis oleh cecepeka di/pada Juni 5, 2008

Tak kenal maka tak sayang. Ungkapan ini tetap relevan sebelum kita
membahas lebih jauh peristiwa provokasi 1 Juni 2008. Siapakah
sebenarnya FPI, dan juga AKK-BB? Apa visi dan misi mereka ?

Saat ini, sebagian kaum muslimin mungkin mengalami kebingungan terkait peristiwa Provokasi 1 Juni 2008 di Monas. Apakah mereka harus membela Front Pembela Islam (FPI), atau membela Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (AKK-BB) ? Selintas, jika hanya melihat tayangan-tayangan media elektronik maupun cetak, maka opini kaum muslimin tergiring untuk ikut mencerca dan meminta pembubaran FPI dan simpati kepada AKK-BB. Padahal, kalau mau berfikir sejenak, merenung, menimbang dan membandingkan, lalu kembali ke standar nilai hakiki, yakni Al-Qur’an dan As Sunnah, maka persoalannya akan menjadi berbeda. Bagaimanakah sikap kaum muslimin seharusnya ?

Siapa FPI Siapa AKK-BB ?

Tak kenal maka tak sayang. Ungkapan ini tetap relevan sebelum kita
membahas lebih jauh peristiwa provokasi 1 Juni 2008. Siapakah
sebenarnya FPI, dan juga AKK-BB? Apa visi dan misi mereka ?

Dalam situs FPI : http://fpipetambura n.blogspot. com/ dijelaskan
tentang visi misi FPI, yakni :

“Posisi FPI menjadi semacam Pressure Group di Indonesia, untuk
mendorong berbagai unsur pengelola negara agar berperan aktif dalam
memperbaiki dan mencegah kerusakan moral dan akidah umat Islam,
serta berinisiatif membangun suatu tatanan sosial, politik & hukum
yang sejalan dengan nilai-nilai syariat Islam”
(Habib Rizieq, Ketua Umum FRONT PEMBELA ISLAM, 2007).

Sebuah tujuan yang mulia dan sesuai dengan tuntunan syari’at agar
adanya kelompok yang selalu menyeru kepada kebaikan (Islam) dan
beramar ma’ruf nahi munkar. Allah Swt. berfirman,

“Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru
kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang
munkar; merekalah orang-orang yang beruntung.” (QS. Ali Imran : 104)

Dalam kiprahnya, FPI konsisten untuk ber-amar ma’ruf nahi munkar,
meski kadang sebagian umat Islam kurang setuju dengan `cara’ amar
ma’ruf nahi munkar FPI yang lebih banyak menggunakan `tangan’. Dalam
Islam etika amar ma’ruh nahi munkar sendiri memang bertingkat.

Abu Sa’id al Khudri r.a. meriwayatkan bahwa Rasulullah Saw. bersabda:

“Siapa saja yang melihat kemungkaran dia harus mengubahnya dengan
tangan, jika dia tidak bisa kemudian dengan lidahnya, dan jika dia
tidak bisa maka dengan hatinya, dan itu adalah selemah-lemahnya
Imaan.”

Lalu, apakah AKK-BB adalah sebuah kemungkaran sehingga FPI bermaksud
untuk mengubahnya ?

Dalam situs AKK-BB : http://akkbb. wordpress. com/ dijelaskan bahwa
Aliansi ini dibentuk oleh beberapa lembaga yang concern terhadap
kebebasan beragama dan berkeyakinan, untuk melakukan kampanye anti
kekerasan atas nama agama, dan melakukan advokasi terhadap kelompok-
kelompok yang ditindas atas nama perbedaan keyakinan dan agama.

Dari penjelasan tersebut, maka siapapun bisa mencium kuatnya aroma
pluralisme (menyamakan dan membenarkan semua agama) dan liberalisme
(kebebasan berprilaku) pada AKK-BB ini. Bahkan, kalau ditelusuri
lebih mendalam lagi, maka terlihat jelas bahwa keberadaan AKK-BB
hanya untuk mendukung Ahmadiyyah, yang telah dinyatakan sesat dan
menyesatkan oleh MUI. Dengan begitu, AKK-BB adalah kemungkaran atau
menyuarakan dan memperjuangkan kemungkaran!
Karena secara tegas Allah SWT melarang kaum muslimin untuk meyakini
dan membenarkan keyakinan (agama, ideologi, faham) lain selain Islam;
“Dan barangsiapa mencari agama selain Islam, dia tidak akan
diterima, dan di akhirat dia termasuk orang yang rugi.” (QS Ali
Imran : 85)

Bahkan apabila diperhatikan secara seksama perjalanan historis dan
ideologi kelompok sesat dan menyesatkan Ahmadiyah dengan AKK-BB,
kita akan menemukan benang merah antara keduanya, yakni permusuhan
terhadap syariat Islam, pertemanan dengan kalangan Zionis,
mengedepankan berbaik sangka terhadap non-Muslim dan mendahulukan
kecurigaan terhadap kaum Muslimin. Ini juga jelas sebuah kemungkaran
yang besar!

Secara jelas hal di atas bertentangan dengan perintah Allah SWT
dalam Al-Qur’an, sebagaimana firman-Nya :

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang
Yahudi dan Nasrani menjadi pemimpin-pemimpin( mu); sebahagian mereka
adalah pemimpin bagi sebahagian yang lain. Barangsiapa di antara
kamu mengambil mereka menjadi pemimpin, maka sesungguhnya orang itu
termasuk golongan mereka. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk
kepada orang-orang yang zalim.” (QS Al Ma’idah, 5: 51)

Kelompok-kelompok yang bergabung dalam AKK-BB bisa menunjukkan siapa
sebenarnya AKK-BB dan apa visi misinya. Ada 67 kelompok yang
bergabung dalam aliansi AKK-BB, yaitu :

1. Indonesian Conference on Religion and Peace
2. National Integration Movement
3. The Wahid Institute
4. Kontras
5. LBH Jakarta
6. Jaringan Islam Kampus (JaRiK)
7. Jaringan Islam Liberal
8. Lembaga Studi Agama dan Filsafat
9. Generasi Muda Antar Iman
10. Crisis Center Gereja Kristen Indonesia
11. Institut DIAN/Interfidei
12. Masyarakat Dialog Antar Agama
13. Komunitas Jatimulya
14. eLSAM
15. Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI)
16. Aliansi Nasional Bhinneka Tunggal Ika
17. Lembaga Kajian Agama dan Jender
18. Pusaka Padang
19.Yayasan Tunas Muda Indonesia
20. Konferensi Waligereja Indonesia
21. Komunitas Utan Kayu
22. Gerakan Anti Diskriminasi Indonesia (GANDI)
23. Persekutuan Gereja-gereja Indonesia
24. Forum Mahasiswa Ciputat
25. Jemaat Ahmadiyah Indonesia
26. Gerakan Ahmadiyah Indonesia
27. Tim Pembela Kebebasan Beragama
28. El_Ai_Em Ambon
29. Yayasan Ahimsa (YA) Jakarta
30. Gedong Gandhi Ashram (GGA) Bali
31. Koalisi Perempuan Indonesia (KPI)
32. Dinamika Edukasi Dasar (DED) Jogjakarta
33. Forum Persaudaraan Antar-Umat Beriman Jogjakarta
34. Forum Suara Hati Kebersamaan Bangsa (FSHKB) Surakarta
35. SHEEP Indonesia Jogjakarta
36. Forum Lintas Agama Jawa Timur Surabaya
37. Lembaga Kajian Agama dan Sosial Surabaya
38. LSM Adriani Poso
39. PRKP Poso
40. Komunitas Gereja Damai
41. Komunitas Gereja Sukapura
42. GAKTANA
43. Wahana Kebangsaan
44. Yayasan Tifa
45. Komunitas Penghayat
46. Forum Mahasiswa Syariah se-Indonesia NTB,
47. Relawan untuk Demokrasi dan Hak Asasi Manusia (REDHAM) Lombok
48. Forum Komunikasi Lintas Iman Gorontalo
49. Crisis Center SAG Manado
50. LK3 Banjarmasin
51. Forum Dialog Antar Kita (FORLOG-Antar Kita) Sulawesi Selatan
Makassar
52. Jaringan Antar-iman se-Sulawesi,
53. Forum Dialog Kalimantan Selatan (FORLOG KALSEL) Banjarmasin
54. PERCIK Salatiga
55. Sumatera Cultural Institut Medan
56. Muslim Institut Medan
57. PUSHAM UII Jogjakarta
58. Swabine Yasmine Flores-Ende
59. Komunitas Peradaban Aceh
60. Yayasan Jurnal Perempuan
61. AJI Damai Yogyakarta
62. LBH Padang
63. Lensa NTB
64. PP Fatayat NU
65. Kapal Perempuan
66. AKUR Bandung
67. AKUR NTB

Kaum muslimin bisa melihat bahwa dari ke 67 kelompok yang menjadi
komponen AKK-BB tersebut terdapat nama Jema’at dan Gerakan
Ahmadiyyah Indonesia di urutan ke 25 dan 26 yang jelas-jelas sesat
dan menyesatkan. (Baca juga artikel Mengapa Ahmadiyyah Sesat dan
Menyesatkan? di situs : http://www.arrahmah .com/). Herannya,
tuntutan kaum muslimin agar Ahamdiyyah dibubarkan malah belum juga
terealisir hingga saat ini.

Ditulis dalam Artikel | Leave a Comment »

Pengakuan Seorang Aktivis JIL atas Aksi Monas

Ditulis oleh cecepeka di/pada Juni 5, 2008

Mengungkap Dibalik Kejadian Sebenarnya Kekerasan di Monas
Artikel panjang ini saya peroleh dari salah satu milis yang disebarkan oleh Kang Robi Sugara yang beralamat email di robbysoegara@ yahoo.com. Karena menarik dan memberikan penjelasan mengenai bentrok Monas beberapa waktu lalu, maka saya berinisiatif untuk mempostingnya di sini. Bagi yang mau mengambil artikel ini silakan..!!!

Berikut ini tulisan dari seseorang bernama Nong Darol Mahmada…!!!
Untuk menyakinkan tulisan ini, saya perlu memperkenalkan diri dulu, nama Saya adalah Nong Darol Mahmada, saya salah seorang aktivis Jaringan Islam Liberal dan saya aktif di JIL sejak berdirinya JIL.
Dalam kesempatan sekarang izinkan saya memberikan kesaksian kepada kawan-kawan sebangsa dan setanah air melalui milis ini kejadian sebenarnya dibalik kejadian yang terjadi di Monas pada tanggal 1 Juni yang lalu.
Perlu kawan-kawan ketahui bersama bahwa aksi ini merupakan aksi yang telah di skenariokan oleh pihak pemerintah untuk mengalihkan isu BBM yang sedang marak ditengah masyarakat. Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan Beryakinan (AKK BB) hanya dijadikan kedok saja untuk mencegah agar ajaran Ahmadiyah tidak dibubarkan.
Setelah presiden SBY menaikan harga BBM, kalangan kontributor JIL Goenawan Mohammad, Hamid Basyaib, Rizal Mallarangeng, Denny JA, Nasaruddin Umar melakukan pertemuan secara diam-diam di kediaman SBY di Cikeas, Bogor. Hal ini mereka bisa akses langsung kedalam berkat orang dalam yaitu Andi Malarangeng yang notabene kakak kandung dari Rizal Mallarangeng.
Dalam pertemuan ini membahas isu yang berkembang di tengah masyarakat mengenai aksi demo-demo yang dilakukan adek-adek mahasiswa. Lalu SBY selaku presiden dan kepala pemerintah meminta kalangan JIL mengalihkan isu yang sedang berkembang di masyarakat dengan isu lain. Rizal M, yang merupakan pemuda JIL yang cerdas memberikan usul bagaimana isu kenaikan BBM yang sekarang ini diupayakan diganti dengan isu membubarkan Front Pembela Islam (FPI) dengan mengangkat isu pembubaran ajaran Ahmadiyah. Karena selama ini JIL selalu mendapatkan perlakuan keras dari FPI.Lalu setelah mendapatkan ‘restu’ dari presiden Goenawan Mohammad, Hamid Basyaib dan Rizal Mallarangeng datang ke markas JIL di Jl. Utan Kayu No. 68 H Utan Kayu. Di Kedai Tempo mereka membahas bagaimana membuat skenario agar anggota FPI bisa melakukan tindakan anarkis dan perusakan yang membuat masyarakat tidak simpati lagi dengan FPI. Lalu setelah melakukan diskusi selama 3 jam, ketiga kontributor JIL itu akhirnya berhasil membuat skenario yang bagus, dengan memanfaatkan momentum kelahiran Pancasila pada tanggal 1 Juni, mereka akan membuat semacam aksi simpatik (damai) dalam kebebasan beragama dan berkeyakinan. Aksi ini dilakukan di Monas, yang mana para peserta yang hadir sudah disetting sedemikian rupa agar anggota FPI turut datang dan membubarkan asyik tersebut. Mereka sangat paham betul, bahwa massa FPI sangat mudah sekali untuk dipancing agar melakukan kekerasan dan pengerusakan.
Setelah membuat skenario tersebut lalu Goenawan Mohammad, menghubungi SBY melalui ponselnya, setelah mendengar penjelasan dari Goenawan Mohammad secara terperinci, akhirnya presiden menyetujui aksi tersebut dan akan mentrasferkan dananya sebesar 10 miliard rupiah untuk melancarkan aksi tersebut.
Malam sebelum kejadian, beberapa pentolan JIL berkumpul di markas JIL, termasuk saya sendiri. Waktu itu yang hadir sangat ramai sekali dan sedang membahas persiapan untuk aksi besok pagi. Dari beberapa kawan-kawan yang diberikan tugas juga sudah selesai menjalankan tugasnya seperti mengundang kalangan pers media cetak dan media elektronik untuk hadir di acara tersebut. Orang-orang Ahmadiyah pun bersedia mengerahkan beberapa massanya untuk menghadiri aksi damai besok. Begitu juga dengan FPI, sudah dikontak melalui SMS membuat isu kalau besok jamaah Ahmadiyah, akan menggelar aksi damai di silang damai.
Saya tidak tahu bagaimana persiapan dari FPI untuk merespon isue tersebut, tetapi nyatanya besok pagi ketika aksi damai itu sedang berlangsung dengan membawa nama AKKBB FPI datang dengan belasan truk dan ratusan anggotanya melakukan pemukulan kepada anggota aksi tersebut. Yang akhirnya terjadi aksi kekerasan tersebut. Hal ini yang diketahui dikalangan anggota FPI adalah aksi tersebut adalah aksi yang dilakukan umat Ahmadiyah sehingga secara kasar dan memaksa membubarkan aksi tersebut.
Dari pemaparan dalam tulisan saya disini harus kawan-kawan milis ketahui bahwa,
1. Bahwa aksi kekerasan yang terjadi di Monas itu merupakan suatu skenario yang dilakukan pemerintah dan pihak JIL untuk mengalihkan isu BBM.
2. Aksi yang terjadi di Monas itu, JIL ingin FPI dibubarkan karena selama ini FPI merupakan yang menjadi sandungan kalau JIL melakukan aksi.
3. Dari jamaah Ahmadiyah dengan aksi ini, diharapkan mendapatkan simpati dari masyarakat Indonesia agar organisasi ini tidak jadi dibubarkan.
4. Kalangan petinggi JIL telah sekian kalinya, mendapatkan keuntungan untuk memanfaatkan situasi dan kondisi yang ada.
Demikian tulisan ini saya buat dengan sebenarnya, karena hal ini yang membuat saya selalu merasa bersalah dan berdosa telah bersama-sama dengan kawan-kawan JIL melakukan pemutaran balikan fakta. Saya harap kawan-kawan setanah air dan sebangsa mau menyebarkan email kekawan-kawan sekalian. Terima kasih.


“Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar; merekalah orang-orang yang beruntung.”

(TQS: Surat ALI IMRAN, 104)

Ditulis dalam Berita | Leave a Comment »